AI dalam Kelas PAI SD: Tantangan Humanisme dan Akhlak Guru
DOI:
https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v10i1.1430Keywords:
AI, PAI SD, Humanisme, Akhlak Guru, Pendidikan KarakterAbstract
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan dasar telah menghadirkan potensi signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar. Integrasi AI juga menimbulkan permasalahan utama seperti dehumanisasi pembelajaran, krisis peran guru sebagai teladan dan pendamping karakter, dan tantangan dalam mempertahankan nilai-akhlak dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penggunaan AI dalam pembelajaran PAI di tingkat SD mempengaruhi aspek humanisme dan akhlak guru, serta dampaknya terhadap pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dan pendekatan kualitatif melalui studi kasus reflektif terhadap literatur terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun AI dapat meningkatkan personalisasi dan efisiensi pembelajaran, penggunaan teknologi tanpa penguatan nilai dan peran guru dapat menyebabkan interaksi bersifat mekanistik, menurunkan pengalaman empatik, dan melemahkan pembentukan akhlak peserta didik. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa agar AI benar-benar mendukung pendidikan PAI, diperlukan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan nilai-humanisme yang dijalankan oleh guru sebagai figur moral dan pembimbing karakter
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

