Integrasi Pengurangan Risiko Bencana dalam Pembelajaran Pendidikan Islam (Kajian Transdisipliner)
Kajian Transdisipliner
DOI:
https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v7i2.690Keywords:
pengurangan, risiko bencana, transdisiplinerAbstract
Lembaga Pendidikan Islam / Madrasah merupakan komunitas yang rentan terdampak bencana. Hal ini karena lokasi madrasah berada pada wilayah yang rawan longsor, gempa bumi, tsunami dan banjir. 2 % MA, 4 % MTs, 3 % MI, 1 % RA telah terdampak bencana sejak 2010-2021. Resiko yang tinggi dari dampak bencana tidak serta merta meningkatkan upaya pengurangan risiko pada lembaga pendidikan Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk membangun konsep pengurangan risiko bencana berbasis transdisipliner. Dengan harapan dapat melengkapi pengalaman madrasah dalam menyelenggarakan pengurangan risiko bencana di masing-masing satuan pendidikan.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah, adanya konsepsi pengurangan risiko bencana berbasis transdisipliner pada fase prabencana dan pasca bencana.
/ Madrasah merupakan komunitas yang rentan terdampak bencana. Hal ini karena lokasi madrasah berada pada wilayah yang rawan longsor, gempa bumi, tsunami dan banjir. 2 % MA, 4 % MTs, 3 % MI, 1 % RA telah terdampak bencana sejak 2010-2021. Resiko yang tinggi dari dampak bencana tidak serta merta meningkatkan upaya pengurangan risiko pada lembaga pendidikan Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk membangun konsep pengurangan risiko bencana berbasis transdisipliner. Dengan harapan dapat melengkapi pengalaman madrasah dalam menyelenggarakan pengurangan risiko bencana di masing-masing satuan pendidikan.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah, adanya konsepsi pengurangan risiko bencana berbasis transdisipliner pada fase prabencana dan pasca bencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

