Studi Perbandingan Motivasi dan IQ dalam Kesuksesan Pembelajaran Bahasa

Authors

  • Maulid Taembo Universitas Trunojoyo Madura
  • La Yani Konisi Universitas Halu Oleo Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v8i3.717

Keywords:

IQ, Motivasi, Pembelajaran Bahasa

Abstract

Motivasi diartikan sebagai dorongan yang menggerakkan serta mengarahkan seseorang untuk melakukan sesuatu yang berdasarkan apa yang dikehendakinya, yang tertuju kepada tujuan yang diinginkannya. IQ (intelligence quotient) itu sendiri adalah hasil tes yang menunjukan kemampuan kognitif yang dimiliki individu untuk mempelajari pengalaman baru, menalar dengan baik dan menyelesaikan masalah dengan efektif. Pembahasan mengenai motivasi dan IQ cukup menari perhatian bagi banyak pihak, khususnya ketika membandingkannya dengan kesuksesan hidup, termasuk kesuksesan dalam pembelajaran bahasa. Hasil kajian teoretis dan kajian terdahulu menunjukkan baik motivasi maupun IQ memiliki pengaruh yang besar di dalam pembelajaran bahasa. Walaupun demikian, motivasi jauh lebih besar pengaruhnya daripada IQ di dalam menentukan keberhasilan pembelajar bahasa. Beberapa faktor penyebabnya, yaitu setiap pembelajaran bahasa selalu diawali dengan adanya motivasi, sedangkan IQ hanya sebagai penunjang di dalam kalancaran penguasaan bahasa; dan motivasi memiliki hubungan yang erat dengan faktor-faktor lain seperti kepercayaan diri, rasa ingin tahu yang tinggi, optimisme, keberanian, dan sebagainya; serta pembelajar bahasa yang IQnya tinggi, tetapi tidak termotivasi untuk belajar bahasa akan cenderung kurang semangat dan tidak serius.

 

Kata Kunci: motivasi; IQ; pembelajaran bahasa; tinggi; rendah

Downloads

Published

2024-07-27

Issue

Section

Social Education