Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Keirsey di Fase E
DOI:
https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v9i1.1095Keywords:
Ability, Mathematical Critical Thinking, Keirsey Personality Type.Abstract
Berpikir kritis matematis adalah
keterampilan yang sangat penting untuk
dipelajari karena merupakan salah satu aspek
berpikir tingkat tinggi yang perlu dikuasai oleh
siswa di abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi kemampuan berpikir kritis
matematis siswa dalam menyelesaikan soal
matematika berdasarkan tipe kepribadian
Keirsey. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode kualitatif. Teknik pengambilan
sampel menggunakan teknik purposive sampling
dengan Langkah-langkah dalam memberikan
angket untuk penggolongan tipe kepribadian
Keirsey adalah sebagai berikut: Peneliti memilih
empat subjek penelitian, masing-masing
mewakili satu dari tipe kepribadian Idealist,
Rational, Artisan, dan Guardian. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini meliputi tes
kemampuan berpikir kritis matematis dan
pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif Miles dan
Huberman, yang terdiri dari tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk
menguji keabsahan data, peneliti menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa: 1) subjek dengan tipe kepribadian Guardian hanya mampu memenuhi indikator evaluasi dan
inferensi; 2) subjek dengan tipe kepribadian Artisan juga hanya mampu memenuhi indikator evaluasi dan
inferensi; 3) subjek dengan tipe kepribadian Rational mampu memenuhi tiga indikator berpikir kritis
matematis; dan 4) subjek dengan tipe kepribadian Idealist hanya mampu memenuhi satu indikator
berpikir kritis matematis.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

