Analisis Model Pendidikan Homeschooling Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Authors

  • Laili Azqia Universitas Kutai Kartanegara
  • Adhi Saputra Universitas Kutai Kartanegara, Indonesia
  • Eka Sri Rahmawati Universitas Kutai Kartanegara, Indonesia
  • Nuni Norlianti Universitas Kutai Kartanegara, Indonesia
  • Siti Rabiatul Aliyah Universitas Kutai Kartanegara, Indonesia
  • Nuraini Nuraini Universitas Kutai Kartanegara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v9i1.1126

Keywords:

Homeschooling; Autisme; Pendidikan Alternatif;

Abstract

Penelitian ini membahas homeschooling sebagai alternatif pendidikan bagi anak-anak dengan gangguan mental seperti ADHD, autisme, dan gangguan kecemasan. Fokus utama adalah mengeksplorasi manfaat, tantangan, serta strategi yang diterapkan dalam homeschooling untuk meningkatkan perkembangan anak-anak ini. Literatur yang ditinjau menunjukkan bahwa homeschooling menawarkan pendekatan personal, fleksibilitas waktu, dan lingkungan belajar yang lebih terkontrol, sehingga anak dapat belajar dengan ritme sendiri. Orang tua dan tutor memainkan peran penting dalam mendukung perkembangan akademik dan emosional anak. Namun, homeschooling juga menghadapi tantangan, seperti keterbatasan interaksi sosial dan akses ke sumber daya pendidikan. Untuk memastikan keberhasilan, dibutuhkan kolaborasi antara orang tua, tutor, dan profesional. Dengan dukungan yang tepat, homeschooling dapat menjadi solusi efektif untuk anak dengan    gangguan              Mental.

Downloads

Published

2025-01-12